Gangguan Kesehatan Saat Berpuasa di Bulan Ramadhan

Gangguan Kesehatan Saat Berpuasa di Bulan Ramadhan

Gangguan Kesehatan Saat Berpuasa di Bulan RamadhanGangguan Kesehatan Saat Berpuasa di Bulan Ramadhan.- Ramadhan bulan yang ditunggu-tunggu oleh umat Islam, bulan yang istimewa, penuh berkah, dan segala amal baik akan dibalas berlipat ganda oleh Allah. Dalam bulan ini umat muslim diwajibkan berpuasa.

Selama berpuasa di bulan Ramadhan, terjadi perubahan pada keseharian umat muslim, mulai dari pola makan, tidur, hingga aktivitas harian. Untuk menghadapi perubahan seperti ini, tubuh kita akan beradaptasi. Kemampuan tubuh dalam beradaptasi sangat tergantung pada kesiapan dan kondisi fisik setiap individu.

Selama Ramadan, Mungkin Anda akan mengalami berbagai masalah gangguan kesehatan kecil. Berikut beberapa gangguan kesehatan saat berpuasa dan pencegahannya. di lansir oleh : dr. Deffy Leksani Anggar Sari

Gangguan Kesehatan Saat Berpuasa di Bulan Ramadhan

1. Sembelit

Sembelit dapat menyebabkan ketidaknyamanan dan gangguan pencernaan serta membuat Anda merasa kembung. Hal ini dapat disebabkan oleh  terlalu banyak mengonsumsi makanan olahan, minum terlalu sedikit air dan/atau tidak cukup makan serat. Untuk menghindari sembelit, hindari makanan olahan, ganti dengan mengonsumsi makanan kaya serat seperti sereal dan roti gandum, sayur dan buah segar. Plus, minum banyak air putih.

2. Gangguan pencernaan

Gangguan pencernaan dapat disebabkan oleh terlalu banyak makan makananan yang digoreng, makanan berlemak dan pedas, atau makanan yang menghasilkan gas. Puasa juga dapat menyebabkan peningkatan keasaman lambung, yang mengarah ke gangguan pencernaan. Untuk menghindari gangguan pencernaan, cobalah untuk tidak makan berlebihan. Pastikan untuk minum banyak air dan termasuk makanan kaya serat untuk menetralkan keasaman dan membuat Anda kenyang tanpa makan berlebihan.

3. Sakit kepala

Sakit kepala saat puasa dapat disebabkan oleh kafein dan tembakau, terlalu banyak aktivitas, kurang tidur, dehidrasi dan kelaparan.  Untuk menghindari sakit kepala, kurangi kafein dan tembakau mulai satu atau dua minggu sebelum Ramadhan. Minum minuman bebas kafein. Pastiian Aanda cukup tidur dan  reorganisasi jadwal harian Anda untuk memastikan Anda dapat beristirahat malam dengan baik.

4. Gula darah rendah

Gula darah rendah dapat terjadi karena lamanya waktu puasa. Gejala gula darah rendah harus diawasi untuk hati-hati. Gejala dapat mencakup kelemahan, pusing, kelelahan, konsentrasi yang buruk, berkeringat, merasa gemetar, ketidakmampuan untuk melakukan aktivitas fisik, sakit kepala dan jantung berdebar.

Di antara non-penderita diabetes, mengonsumsi terlalu banyak karbohidrat olahan seperti makanan manis, minuman kaya gula seperti cola dan serbat – terutama saat sahur – dapat menyebabkan gula darah rendah selama puasa. Gula darah rendah juga bisa disebabkan oleh tidak makan saat sahur. Untuk menghindari kadar gula darah rendah, pastikan Anda makan sahur dan batas asupan makanan dan minuman manis. Pastikan Anda mengonsumsi menu padat gizi termasuk protein, seperti ayam panggang tanpa lemak, dan telur; karbohidrat yang kaya serat, seperti roti gandum, dan buah-buahan, dan segelas besar air.

Referensi : http://meetdoctor.com/

Itulah Gangguan Kesehatan Saat Berpuasa di Bulan Ramadhan yang mungkin akan Anda alami. Makanlah makanan yang mengandung banyak protein, vitamin, serat dan lain-lain di saat sahur dan berbuka, agar Anda terhindar dari berbagai penyakit.

Terima kasih Anda sudah meluangkan waktunya berkunjung ke website kami yang sederhana ini, semoga artikel yang kami sajikan bisa bermanfaat untuk Anda.

Gangguan Kesehatan Saat Berpuasa di Bulan Ramadhan

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *